Fakultas Ilmu Kesehatan

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
1311846831_thumbs_600x200
fisio copy
gizi copy
keperawatan copy
kesmas copy

Beranda

Fakultas Ilmu Kesehatan

RSUD Sukoharjo Menjadi RS Pendidikan Program Ners FIK

E-mail Print PDF

Rumah Sakit Umum Daerah Sukoharjo Menjadi Rumah Sakit Pendidikan

Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta

rsudskh1Alhamdullillah , puji syukur kita panjatkan akhirnya Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta memiliki Rumah Sakit Pendidikan sejak ditandatanganinya  MOU oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan DR.Suwaji, M Kes dan Direktur RSUD Sukoharjo Drg.Gani Suharto, Sp.Kg. Dengan adanya MOU ini diharapkan penyelenggaraan Pendidikan Program Ners akan semakin meningkat kualitas pembelajarannya. Kerjasama ini merupakan bentuk dari komitmen segenap pimpinan dan pengelola Program Profesi Ners untuk meningkatkan mutu Pendidikan Ners. Fakultas Ilmu Kesehatan UMS telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan Keperawatan baik DIII sejak tahun 1993 dan Program Sarjana Keperawatan sejak tahun 2003 dan kedua Program tersebut telah terakreditasi BAN PT dengan level B.

Rumah Sakit pendidikan ini akan menjadi sarana pembelajaran yang baik bagi berlangsungnya proses belajar mengajar yang di didukung oleh lingkungan yang kondusive. Pendidikan Keperawatan Ners sebagai pendidikan profesional, diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang menguasai pengetahuan dan ketrampilan profesional dibidang keperawatan serta memiliki dan menampilkan sikap profesional. Untuk mencapai kemampuan tersebut harus dirancang strategi belajar mengajar dalam bentuk pengalaman nyata di lahan praktik. Pengalaman Pembelajaran klinik merupakan bagian penting dalam proses pendidikan Program Profesi Keperawatan karena seluruh proses pembelajaran Profesi Ners berada di lahan praktik. Proses pembelajaran akan memberikan pengalaman yang kaya kepada mahasiswa.rsudskh2

Keberhasilan pendidikan profesional tergantung pada ketersediaan dari suatu tatanan yang memadai untuk praktik profesional. Berarti pendidikan Program profesi Ners FIK UMS harus mengalami proses pembelajaran dalam pengertian kualitas. Untuk kepentingan hal tersebut maka dijalinlah kerjasama antara Program profesi Ners FIK UMS dengan RSUD Sukoharjo dijadikan Rumah Sakit Pendidikan.

Penmas Mahasiswa FIK Novermber 2014

E-mail Print PDF

Mahasiswa Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat

Masalah kesehatan merupakan masalah yang kompleks dan memiliki dimensi yang luas karena penyebabnya multi factor dan multi dimensi, tidak hanya merupakan masalah kesehatan tetapi juga meliputi masalah sosial, ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan dan lingkungan. Kita ketahui bersama bahwa masalah kesehatan berakar pada masalah pola hidup yang salah, lingkungan, dan keterjangkauan pangan, kemiskinan, pendidikan dan pengetahuan serta perilaku masyarakat.

pengmhs1 pengmhs2

Keberhasilan pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas, yaitu SDM yang memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat, kesehatan yang prima, serta cerdas. Bukti empiris menunjukkan bahwa hal ini sangat ditentukan oleh status kesehatan masyarakat yang baik dengan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Masalah kesehatan yang buruk dipengaruhi langsung oleh factor kesadaran masyarakat dan lingkungan. Secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola asuh, kebiasaan masyarakat, factor social ekonomi, budaya dan politik.

Pada saat ini, Indonesia tengah menghadapi masalah kesehatan. Secara perlahan masalah penyakit yang timbul berdampak pada tingginya angka kematian serta rendahnya umur harapan hidup. Sedangkan untuk masalah kesehatan akan meningkatkan pertumbuhan penyakit degeneratif yang sedang merajalela akibat dari faktor – factor resikonya yang berasal dari pola hidup yang tidak baik.

Sosial masyarakat merupakan salah satu pergerakan mahasiswa yang sangat jelas langsung dirasakan oleh masyarakat. Kenapa harus mahasiswa yang berperan penting? Karena fungsi mahasiswa adalah sebagai iron stock, agent of change, dan direct of change. Mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada masyarakat seperti yang tertuang dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, pergerakan mahasiswa yang mengatas namakan rakyat Indonesia tidak akan mendapatkan dukungan dari rakyat jika tidak dekat dengan rakyat dan merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia.

Sebagai mahasiswa Kesehatan sudah sangat jelas fungsinya untuk mengabdi kepada masyarakat terutama di bidang Kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mahasiswa juga diharapkanmampumemberikankontribusinyatapadamasyarakat, bangs dan pemerintah dalam rangka mengentaskan permasalahankesehatan yang ada di Indonesia. Maka dari itu untuk menjadikan Tim Kesehatan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat  UKM UPPM akan mengadakan Pemeriksaan Kesehatan.

Kegiatan yang dilakukan adalah berupa pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan dengan tema “Tingkatkan Kualitas Kesehatan Dan Deteksi Dini Penyakit”.

Hari/Tanggal        : Minggu, 23 November 2014.

Waktu                    : 08.00 –selesai. Tempat Desa Nogosari, kabupaten Boyolali.

Tujuan dari kegiatan ini adalah Mengaplikasikan Catur Darma Perguruan Tinggi, Meningkatkan tenaga kesehatan yang berkualitas dan mampu menangani masalah-masalah kesehatan yang ada di masyarakat.

Last Updated on Tuesday, 13 January 2015 07:10

PROGRAM PERBAIKAN NILAI REMEDIASI

E-mail Print PDF

I.                   DASAR PEMIKIRAN

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan remidiasi dengan harapan dapat memberikan fasilitas dalam memperlancar penyelesaian studi mahasiswa dengan tetap memperhatikan dan mempertahankan kualitas akademik. Prinsip pelaksanaan remidiasi adalah pelaksanaan evaluasi belajar mahasiswa (ujian) ulang yang dilakukan setelah jadwal ujian reguler yang dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang memenuhi syarat untuk memperbaiki nilainya.

Pelaksanaan remidiasi tetap mensyaratkan kehadiran mahasiswa minimal 75% pada proses perkuliahan di semester yang baru saja berjalan. Untuk itu, mahasiswa yang tidak mengikuti Ujian Akhir Semester pada semester yang baru saja berjalan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan remidiasi. Matakuliah yang diremidiasikan adalah matakuliah teori bukan matakuliah praktikum, praktek lahan, atau praktek lapang. Prosedur pelaksanaan remidiasi mengacu pada aturan universitas tentang Prosedur Proses Perkuliahan dengan Kode Dokumen PPK-UMS/39.

Pada Semester Gasal Tahun Akademik 2014/2015 diputuskan diselenggarakan remidiasi. Penyelenggaraannya adalah setelah pelaksanaan Ujian Akhir Semester Gasal 2014/2015.

II.       TUJUAN

Tujuan pelaksanaan remidiasi adalah:

1.      Memfasilitasi mahasiswa untuk memperbaiki indeks prestasi tanpa menambah lama studi dengan tetap mengutamakan kualitas akademik.

2.      Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh ujian kembali mata kuliah yang belum lulus pada semester yang berjalan sehingga mahasiswa dapat meraih predikat lulusan yang lebih baik.

III.        KETENTUAN UMUM

1.      Matakuliah yang dapat diremidiasikan adalah matakuliah prodi yang diajarkan di kelas (klasikal) dan yang diajarkan pada semester yang baru saja berjalan.

2.      Peserta yang berhak mengikuti remidiasi harus mengambil matakuliah yang bersangkutan di semester yang baru saja berjalan, dengan nilai maksimal BC (B ke atas tidak diperbolehkan mengambil).

3.      Mahasiswa yang telah mengikuti ujian akhir semester (UAS) pada semester yang baru saja berjalan dan memperoleh nilai E, diperbolehkan mengikuti remidiasi.

4.      Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) maksimal yang boleh diambil seorang peserta remidiasi adalah 12 SKS.

5.      Tidak ada pembatasan jumlah minimal peserta remidiasi.

6.      Nilai maksimal yang diperoleh peserta remidiasi adalah AB (tidak ada nilai A).

IV. KETENTUAN KHUSUS

A.    Jadwal Pelaksanaan Remidiasi

Tabel Jadwal Remidiasi

No Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan
1 12 Januari-17 Januari 2015

Sosialisasi Kegiatan Remidiasi ke mahasiswa

2

26-30 Januari 2015

Pengumuman Nilai, Pendaftaran dan Pembayaran Biaya Remidiasi

3

26- 29 Januari 2015

Penyerahan soal ke koordinator review

4

27 Januari- 2 Februari 2015

Review

5

2-5 Februari 2015 

Remidiasi

6

4-7 Februari 2015

Input Nilai Online Hasil Remidiasi

7

17 Februari 2015

Yudisium

*Jadwal Remidiasi  dibuat oleh Prodi

A.    Biaya

Biaya pelaksanaan remidiasi Rp 35.000,00/SKS Matakuliah

A.          Ujian

1.      Jadwal pelaksanaan Ujian I dan II dilaksanakan dalam satu waktu.

2.      Nilai untuk penugasan dapat menggunakan nilai tugas pada perkuliahan di semester yang baru saja berjalan.

3. Dosen pengampu mengembalikan lembar jawab mahasiswa yang sudah dikoreksi kepada mahasiswa

A.    Prosedur

1.      Dosen mengumumkan daftar matakuliah yang diremidiasikan ke mahasiswa.

2.      Mahasiswa mendaftarkan diri untuk mengikuti remidiasi di TU Prodi (Ibu Susi Prodi Keperawatan, Pak Fanani Prodi Gizi, Pak Bambang Prodi Kesehatan Masyarakat , Pak Widodo Prodi Fisioterapi), serta membayar sejumlah biaya sesuai ketentuan.

3.      TU Prodi mendata jumlah pendaftar remidiasi tiap matakuliah.

4.      Ketua Prodi bersama Sekprodi menyusun jadwal remidiasi.

TU Prodi mengumumkan daftar matakuliah remidiasi dan jadwal pelaksanaan remidiasi.

 


Page 6 of 42