Surakarta – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 pada Hari Senin, 9 Maret 2026 bertempat di Ramada Suites Hotels sebagai bagian dari upaya penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja akademik di lingkungan fakultas. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pimpinan fakultas dan program studi untuk meninjau capaian kinerja, hasil Audit Mutu Internal (AMI), serta merumuskan tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan.
Rapat Tinjauan Manajemen dihadiri oleh pimpinan fakultas, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Unit Penjaminan Mutu (UPM) program studi, serta unsur pimpinan lainnya di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS. Melalui forum ini dilakukan pembahasan berbagai aspek pengelolaan akademik dan tata kelola program studi sebagai bagian dari siklus perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Saat ini FIK UMS mengelola sembilan program studi, yaitu Sarjana Keperawatan, Sarjana Fisioterapi, Sarjana Ilmu Gizi, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Profesi Ners, Profesi Fisioterapis, Profesi Dietisien, Magister Keperawatan, dan Magister Fisioterapi. Dalam RTM ini dilakukan evaluasi terhadap implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL), penguatan Program Educational Objectives (PEO), serta optimalisasi pembelajaran berbasis digital melalui platform SPADA.
Selain evaluasi akademik, RTM juga meninjau berbagai capaian strategis fakultas, di antaranya pelaksanaan asesmen lapangan akreditasi internasional AHPGS untuk beberapa program studi, penguatan tata kelola laboratorium melalui sistem digital, serta peningkatan kapasitas dosen melalui berbagai program pelatihan, workshop, dan pendampingan publikasi ilmiah.

Dekan FIK UMS menyampaikan bahwa Rapat Tinjauan Manajemen menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
“RTM merupakan forum refleksi dan evaluasi bagi fakultas untuk melihat capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Melalui forum ini diharapkan seluruh program studi dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan sehingga kualitas pendidikan di Fakultas Ilmu Kesehatan semakin unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FIK UMS menegaskan bahwa RTM menjadi bagian penting dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal yang memastikan setiap temuan hasil audit dan evaluasi dapat ditindaklanjuti secara sistematis.
“Melalui RTM, hasil Audit Mutu Internal dan berbagai evaluasi kinerja dianalisis secara komprehensif untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan yang implementatif. Dengan demikian, siklus penjaminan mutu dapat berjalan secara konsisten dan mendukung peningkatan kinerja akademik di tingkat fakultas maupun program studi,” jelasnya.
Pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Ilmu Kesehatan UMS. Hasil rekomendasi dari RTM selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan program tindak lanjut guna mendukung pencapaian visi fakultas serta meningkatkan daya saing program studi di tingkat nasional maupun internasional.
