FIK UMS Gelar Workshop Keselamatan Pasien, Perkuat Budaya Safety di RS Pendidikan

Surakarta – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Keselamatan Pasien, Mahasiswa, dan Lingkungan di Rumah Sakit Pendidikan pada Senin, 30 Maret 2026 di Ruang Kuliah (RUK) 1.1 dan 1.2. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan klinik sekaligus peningkatan budaya keselamatan di wahana praktik.

Workshop menghadirkan narasumber dr. Kshanti Adhiyta, Sp.EM., MM yang menyampaikan materi terkait konsep dan implementasi keselamatan pasien dalam pendidikan klinik. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, sekaligus bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa.

Keselamatan pasien didefinisikan sebagai upaya untuk mencegah cedera dan kesalahan medis melalui tiga pendekatan utama, yaitu pencegahan kesalahan, penanganan insiden, serta peningkatan kualitas layanan.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa standar keselamatan pasien menjadi bagian dari berbagai sistem akreditasi, seperti standar rumah sakit, ACGME, serta LAM-PTKes, yang menekankan pentingnya:

  • sistem manajemen keselamatan pasien,
  • perlindungan peserta didik dalam praktik klinik,
  • pelaporan dan analisis insiden secara sistematis.

Dalam implementasinya, terdapat 6 sasaran keselamatan pasien (SKP), antara lain:

  1. Ketepatan identifikasi pasien
  2. Komunikasi efektif
  3. Keamanan obat berisiko tinggi
  4. Kepastian lokasi dan prosedur tindakan
  5. Pengurangan risiko infeksi
  6. Pencegahan risiko cedera pasien

Kegiatan ini juga membahas tantangan yang masih dihadapi, salah satunya adalah budaya pelaporan insiden yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran seluruh pihak, termasuk mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pembimbing klinik, untuk aktif melaporkan insiden sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.