Surakarta – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dengan agenda evaluasi capaian, tindak lanjut temuan audit internal, serta penyusunan rencana strategis (Renstra). Rapat dibuka oleh MC Ns. Zaki Surya A., S.Kep., dilanjutkan dengan tilawah oleh Wanda Yudha Kurnia, S.Kep., dan sambutan Dekan FIK,Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis.,Ftr.,M.Kes.
Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa RTM menjadi tolok ukur penting. “Apabila ada temuan audit internal, jangan sampai ada yang terlewat. Setelah RTM, fakultas akan menyusun Renstra sebagai acuan pengembangan ke depan,” ungkapnya.
Paparan Evaluasi dan Capaian Fakultas
Dr. Fahrun Nur Rosyid, S.Kep., Ns., M.Kep. memaparkan hasil audit, monitoring-evaluasi (Monev), serta Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM). Beberapa poin strategis yang disorot antara lain:
-
Prodi Keperawatan: telah memiliki alumni yang bekerja di luar negeri, serta 3 mahasiswa internasional.
-
Prodi Kesehatan Masyarakat (Kesmas): tengah mengajukan ISO dan akreditasi laboratorium.
-
Prodi Ilmu Gizi: peningkatan kualitas SDM dengan dosen yang melanjutkan studi serta kolaborasi riset bersama industri.
-
Prodi Fisioterapi: menjajaki usulan pengembangan health center.
-
Studi lanjut dosen: masih perlu dipacu karena capaian baru 31% dari target 50%.
Selain itu, jurnal di lingkungan FIK terus berkembang: Jurnal Berita Ilmu Keperawatan sedang dalam pengajuan SINTA, Jurnal Fisioterapi terakreditasi Sinta 2, dan jurnal keperawatan telah mencapai Sinta 1.
Capaian dan Tantangan
Beberapa capaian fakultas sudah memenuhi target, seperti:
-
HKI, penelitian, kerjasama nasional, jumlah mahasiswa asing, prestasi mahasiswa tingkat nasional, hingga publikasi Scopus.
Namun, beberapa indikator masih di bawah target, seperti:
-
Akreditasi internasional (capaian 25% dari target 45%),
-
Keterserapan lulusan dalam dunia kerja (60% dari target 90%),
-
Kemampuan bahasa Inggris mahasiswa (24% dari target 30%),
-
Mobility internasional (100 dari target 125).
Perkembangan Program Studi
Masing-masing program studi juga menyampaikan hasil tracer study, EDOM, serta monitoring pembelajaran.
-
S1 Fisioterapi melaporkan IPK rata-rata 3,99 dengan metode pembelajaran berbasis rotasi klinik.
-
S1 Ilmu Gizi mencatat 94 mahasiswa lulus tepat waktu dengan IPK rata-rata 3,54, namun masih membutuhkan penambahan dosen.
-
Magister Keperawatan dan Magister Fisioterapi terus mengoptimalkan penggunaan SPADA dalam pembelajaran.
-
Kesmas masih menghadapi tantangan terkait prestasi mahasiswa, publikasi ilmiah, dan penelitian eksternal.
Rencana Tindak Lanjut
Beberapa langkah strategis yang akan ditempuh FIK UMS antara lain:
-
Rekrutmen dosen berkualifikasi S3 untuk percepatan studi lanjut.
-
Penguatan program inbound dan outbound internasional.
-
Penambahan program studi baru jenjang S3 dan spesialisasi.
-
Mendorong akreditasi internasional untuk program studi keperawatan, ners, fisioterapi, gizi, dan kesmas.
-
Peningkatan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa melalui English Day dan speaking zone.
Dengan RTM ini, FIK UMS berkomitmen memperkuat SDM, sarana prasarana, serta pengembangan prodi untuk mewujudkan visi fakultas sebagai pusat pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing global.

